Dengan Efisiensi Anggaran, Peringatan HKG PKK Kukar 2026 Tetap Digelar Sederhana

img

Kadis DPMD Kukar Arianto. (pic:Tanty)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2026 dipastikan tetap dilaksanakan meski tanpa kegiatan seremonial besar.

 

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, saat diwawancarai pada Jumat (10/4/2026).

 

Arianto menjelaskan, peringatan HKG PKK tahun ini akan dikemas secara sederhana dan lebih menitikberatkan pada kegiatan yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

 

“Tim PKK Kabupaten sebelumnya sudah berkunjung ke Kecamatan Muara Muntai sebagai tuan rumah. Jadi kegiatan tetap kita laksanakan, tetapi dengan konsep yang lebih sederhana. Tidak ada lagi lomba-lomba besar atau kegiatan seremonial,” ujar Arianto kepada Poskotakaltimnews.

 

Diakui Arianto kegiatan ini merupakan penyesuaian terhadap kondisi efisiensi anggaran yang tengah diterapkan pemerintah daerah sebagaimana kebijakan dari pemerintah pusat. Meski demikian, pelaksanaan kegiatan tetap menjadi prioritas agar program-program PKK terus berjalan.

 

“Kita harus menyesuaikan dengan kondisi anggaran yang minim. Tapi jangan sampai arahan Bupati tidak terlaksana. Kegiatan tetap berjalan, hanya saja dilakukan dengan skala yang lebih sederhana,” jelasnya.

 

Ia menambahkan, fokus kegiatan tahun ini adalah aksi nyata di lapangan, seperti program pemberdayaan masyarakat, pelayanan langsung, serta kegiatan sosial yang memberikan dampak langsung bagi warga.

 

“Yang kita lakukan adalah kegiatan yang benar-benar menyentuh masyarakat. Itu yang menjadi prioritas,” tegas Arianto.

 

Sementara itu, Camat Muara Muntai, Mulyadi, menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan berbagai persiapan sebagai tuan rumah. Lokasi kegiatan direncanakan berlangsung di Desa Moramonte Ilir, tepatnya di Lapangan Gajah Mada.

 

“Untuk konsep kegiatan memang tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Kita lebih fokus pada kegiatan sosial, seperti sunatan massal yang melibatkan anak-anak dari 13 desa,” ungkapnya.

 

Selain itu, kegiatan juga akan dikemas dalam bentuk syukuran sederhana sebagai puncak acara tanpa adanya perlombaan besar.

 

“Jadi ini lebih kepada momen kebersamaan dan syukuran saja, tidak ada kegiatan lomba seperti sebelumnya,” tambahnya.

 

Terkait waktu pelaksanaan, Mulyadi menyebutkan bahwa kegiatan direncanakan berlangsung pada Juni 2026, namun masih melihat kesiapan dan kondisi di lapangan.

 

“Rencana awal kita di bulan Juni. Tapi ini masih tentatif, menyesuaikan kesiapan dan situasi,” jelasnya.

 

Ia juga berharap seluruh kecamatan di Kutai Kartanegara dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

 

“Kita mengundang 20 kecamatan. Harapannya semua bisa hadir dan bersama-sama menyukseskan kegiatan ini,” terangnya.

 

Untuk jumlah peserta, Mulyadi menyebut diperkirakan lebih terbatas dibanding tahun sebelumnya, yakni sekitar 10 orang per kecamatan, ditambah undangan dan panitia.

 

“Karena konsepnya sederhana, peserta juga kita batasi,” katanya.

 

Dari sisi akomodasi, pihak kecamatan telah menyiapkan homestay bagi peserta dari 20 kecamatan dengan melibatkan masyarakat setempat di empat desa, yakni Desa Kayu Batu, Desa Muara Muntai Ulu, Desa Muara Muntai Ilir, dan Desa Perian.

 

“Tempat penginapan sudah kita siapkan melalui rumah-rumah warga yang dijadikan homestay,” tutur Mulyadi.

Terakhir Mulyadi memastikan, peringatan HKG PKK tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara ini tetap menjadi momentum penting untuk memperkuat peran PKK dalam pemberdayaan masyarakat, meskipun dilaksanakan secara sederhana. (Tan)